Another Experience

Saya sedikit mau menceritakan pengalaman saya nih, ternyata benar seperti kata kang Purdie E. Chandra bahwa uang itu berserakan di luar sana, tergantung diri kita saja, apakah mau mengambilnya atau diam saja dirumah menunggu panggilan kerja hehehe…

Begini Ceritanya (wah kaya cerita misteri aja..) kurang lebih 2 minggu yang lalu saya iseng-iseng mengirimkan sms keteman-teman kuliah saya yang ada di bengkulu dan banjarmasin..setelah berbasa-basi sebentar, akhirnya saya menawarkan diri untuk membantu mereka apabila mereka ingin memesan sesuatu apa saja yang ada di Jawa Timur (yah semacam broker gitu lah), mereka mengiyakan tawaran saya meskipun terkesannya basa-basi.

Tidak disangka ternyata teman saya yang ada di bengkulu menghubungi saya 2 hari kemudian. Ia meminta tolong kepada saya untuk mencarikan dia 2 buah buku tentang agama. Saya bilang kenapa tidak mencari disana saja..lalu dia menjawab bahwa dia sedang sibuk sekarang dan tidak ada waktu buat berburu mencari buku, selain itu dia menganggap bahwa harga buku di Jawa Timur pasti lebih murah dibanding di kotanya. Sayapun menyanggupi nya, saya berjanji secepatnya akan mengabarinya.

Malam harinya saya segera saja ke toko buku diskon didekat rumah, eh ternyata buku yang dia maksud ada di toko buku itu, segera saja saya menelponnya..teman saya itu berjanji bahwa besok pagi dia akan mentransfer uang nya plus uang lelah karena saya telah membantunya. Waah ternyata uang yang dia kirim lebih dari cukup buat dibilang hanya sebagai uang lelah hehehe…

Sampai sekarang ia masih sering menghubungi saya bila ada sesuatu yang dibutuhkannya, begitu juga dengan teman saya yang ada di Banjarmasin, malah terakhir ia minta dicarikan kain batik hahahaha…Ada-ada saja..

Yang ingin saya sampaikan dari pengalaman saya ini adalah bahwa ternyata kesempatan untuk memperoleh uang itu banyak sekali walaupun melalui hal-hal ringan seperti cerita saya tadi..karena di luar sana banyak sekali orang yang sudah terlalu sibuk dengan pekerjaannya sehingga hanya sekedar membeli buku saja ia tidak bisa, lalu kenapa tidak kita “manfaatkan” saja mereka, apalagi bila anda serius mengelolanya, ditambah lagi apabila ada ciri khas dari daerah anda yang bisa anda jual, terutama barang-barangnya…Iya kan?

Jangan seperti saya lho ya, yang cuman iseng-iseng berhadiah hahahahahaha……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: